Sinar di Musim Panas- Kenangan Eropa


Dulu sekali, berpuluh tahun lampau,
saat aku masih gemar sekali membaca buku-buku karangan Enid Blyton,
aku selalu membayangkan sinar matahari yang menembus jendela pada jam delapan malam.
Anganku sebagai bocah kecil amatlah terbatas,
tidak pernah tergapai oleh pikirku menikmati sinar mentari setelah jam 6 sore.
Sungguh diluar batas khayalku bisa merasakan sapuan sinarnya di kala jarum jam sudah menyentuh angka 11 malam, saat musim panas di bulan-bulan juni dan juli.
Selalu saja, aku tidak pernah berhenti mengagumi terangnya mentari yang menembus dinding kamar tidur, membuat hati ini terus menerus bersyukur pada keindahan alam raya.

Summer oh Summer,
the light’s shining through my window.
the reflection of the beam leaves nothing but
the beauty touching my deepest soul.

summer in E!
i always fall in love with Summer.

Quoting Shakespeare (1564-1616), I should refer it to his famous saying :”Shall I Compare Thee To A Summer’s Day?”

It is indeed beautiful so that he could compare it to the woman he adored.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s