Hari Kasih Sayang atau Bukan….


Katamu: Babe, you are not into Valentine’s day, right?
Kataku: hehee, kok nanyanya gitu. Kenapa?
Katamu: Nothing. As for me, hari yang aku lalui bersama kamu is my Valentine’s day. Should there be a day to celebrate, it must be our wedding anniversary.
Kataku: Wacana ini kan gak pernah pengaruhi kita sejak dulu, Sayang. A.K.A bodo amat.

*Mungkin sang suami khawatir sang istri sudah terbawa aroma perayaan kasih sayang karena negeri yang sekarang ditinggalinya. Padahal bukan kali pertama kali pula tinggal di negeri ini.
Masku, hariku bersamamu adalah selalu hari penuh cinta dan kita tak perlu memilih satu hari untuk merayakannya.

Tapi, aku juga tidak ingin terjebak dengan mereka yang menjadikannya wacana untuk menolaknya. Semua ada jalannya karena keyakinan mereka masing-masing. Ada yang menganggapnya penting, saat yang lain menganggapnya biasa saja. Dan terjebak dalam debat antara merayakan atau tidak adalah buang-buang waktu. Saling menghargai saja, thoh semua punya alasannya masing-masing. Asal mereka bisa mempertanggungjawabkan pilihannya, why bother?

Bagiku, kamu yang terpenting🙂 dan itu sudah cukup.
Mengutip kamu: kamu pun adalah hadiah terbesar dari Allah untuk saya.
Valentine’s day atau tidak, bukan masalah, yang masalah adalah bagaimana menjalani agar tiap harinya penuh manfaat dan penuh berkah.

Selamat menjalani hari ini,

Madison, Feb, 2012.
7:58 PM

One response to “Hari Kasih Sayang atau Bukan….

  1. Suit suit

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s