Renungan Sederhana.


Pertanyaan saya hari ini: Mengapa orang yang nampak kasar namun baik hati dan gemar menolong orang lain, dibenci hanya karena dia berbeda? Dan kita tidak merasa marah saat melihat mereka yang sudah menyengsarakan ribuan bahkan jutaan rakyat miskin, hanya karena keserakahan diri dan keluarga? Hanya karena kita merasa mereka sama dengan kita? Don’t we all miss the substance? Logika kita menjadi terbalik rasanya. Orang baik namun berbeda dan gemar menolong orang kita benci, kita caci, namun kita menerima orang yang kita anggap sama dengan kita meskipun ia adalah penyengsara rakyat?

Tanya kenapa? Ada yang salah dengan nurani kita?

Madison yang sudah dingin, di pertengahan November dan Fall 2014

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s