Terima kasih, Pak Polisi (suka duka rantau)


Hari itu, akhir Maret, tiba di bandara kota Missoula, negara bagian Montana.

Bandara kota kecil, bahkan lebih kecil daripada bandara kota Madison. Jangan dibandingkan dengan O’hare, Chicago, JFK atau Laguardia di NY, Seatac di Seattle, atau LAX di LA, jauuuuhhhh. Bahkan dengan bandara ukuran sedang pun, seperti di Atlanta, bandara ini… masih jauh lebih kecil. Bandara kota ini super humble dan modest😊😊😊😊, hampir seperti bandara di Yogyakarta.

Kembali ke malam itu, kami (gw dan satu kolega) mendarat di bandara Missoula jam 12.10 menit. Setelah urusan baggage claim selesai, jam sudah menunjukkan jam 12.30AM. Shuttle hotel tempat kami menginap sudah menyetop shuttle service pada jam 12:00. Kami pun menelpon taksi, dan tentu saja karena ini kota kecil, kami harus menunggu sekitar 20-25 menit.

Tidak ada pilihan, kami menunggu. Sampai bandara benar-benar sepi, semua penumpang sudah menghilang di gelap dan dinginnya malam. Saya pernah stranded di beberapa bandara kota besar, jam 12, jam 1 atau jam 4 pagi, tidak pernah sepi. Tetap ramai. Jadi memang bandara sepi itu lumayan pengalaman baru.

Saat menunggu itu lah, tiba-tiba kami DIDEKATI OLEH SEORANG POLISI. Gak terlalu deg-degan sih, mungkin dia yang deg-degan karena melihat perempuan berjilbab berkeliaran tengah malam di bandara kota kecil, yang penduduknya predominantly white hehehe. As opposed to the melting pot cities like NYC, Chicago that host any kinds of races, and faith. Tapi, penduduk kota Missoula memang cenderung lebih ramah sih, ini kali kedua saya datang ke kota ini.

Pak polisi bertanya kami sedang menunggu apa, dan setelah menjelaskan bahwa kami sedang menunggu taksi untuk ke hotel. The officer was nicely offering the ride to take us to hotel from the airport!πŸ˜ŠπŸ˜ŠπŸ˜ŠπŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜† and he asked me to cancel the taxi. A good call!

Akhirnya di tengah malam itu, di antara udara kota Missoula yang lumayan dingin di bulan Maret, saya pun untuk pertama kalinya naik mobil polisi. Hihihi. Tentu saja saya gak lupa untuk melihat ada apa saja di dalam mobil itu: beberapa jenis senjata, laras panjang, laras pendek, dan beberapa macam lainnya. Hampir tiap detik si pak pol menerima paging dari 911. Hihihi. Seru kayak di film-film. Saya duduk di bagian tengah, di samping di sebuah kotak, yang saya urung bertanya ada apa di dalamnya😊😊😊😊😊😊

Lumayan seru pengalaman malam itu. Naik mobil Pak Polisi yang sedang bertugas, kayak di film-film. Pak Polisinya pun simpatik, ramah, dan tidak menakutkan sama sekali😊😊😊😊😊😊

Lalu, mengapa pengalaman ini menjadi menarik:

  1. Karena saya besar dengan imajinasi bahwa polisi itu menakutkan (dan komunitas saya diajarkan untuk “takut” kepada polisi), jadi saat saya dihampiri polisi, di negara lain, tentu ini menjadi pengalaman menarik dan baru! Polisinya ramah dan simpatik. For me, he is essentially doing his task: to serve!
  2. Jam 12 malam, dan bandara pun sepi…. Saya pernah tiba tengah malam di bandar O’hare, tetapi masih ramai dan lumayan sibuk, jadi kali itu adalah pengalaman super baru mengalami sendiri berada di bandara yang sepi after midnight!πŸ™‚
  3. Tentang perbedaan- Apa yang dilakukan polisi kepada saya dan kolega saya yang kebetulan adalah orang China. Dua orang dengan penampilan sangat asing untuk satu kota di mana kaum kulit putih mendominasi, artinya mereka jarang bertemu dengan orang asing apalagi yang berjilbab seperti saya. Artinya? Bisa banget menyatukan perbedaan kan! Asal kita gak berprasangka. Lagi-lagi ini mengajarkan saya bahwa perbedaan itu hal yang pasti dalam hidup dan bukan untuk memecah belah, tetapi sebaliknya untuk membuka wawasan dan memperkaya pengalaman hidup.

4,5, 6, and on, I hope you do find some lesson upon reading this very light piece….

Pacific West, Spring, 2016

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s